Sabtu, 31 Desember 2011

Sajak Malam

Wahai Pemuja Malam
Bisikan Lamunan ku dengan Butiran Cinta
Rangkul Tubuh ku dengan selimut Asmara
Dendangkan dengan Nyanyian Syurga
Bentangkan sayap mu
dan, Bawalah Aku Terbang
melayang Menuju Langit Jingga
dan suguhkan dahaga ini dengan Anggur Nirwana
Bersama Para Peri, Putri dan Bidadari
Menikmati indahnya Malam ini
Malam Para Pecinta

Sabtu, 29 Oktober 2011

PECUNDANG

Telah tiba  
Saat di mana rasa menjadi asa
Ketakutan menjadi biasa
Dan cinta menjadi maya
Ketika kau menjauh dari syurga  

Rabu, 12 Oktober 2011

"Hantu Cinta"

Malam ini,
Hantu datang merangkul tubuh ku
Kencang dan kuat mencengkram raga
Sampai  bertekuk lutut dan wajah pun menyentuh tanah

Sembari bibirny menguping ditelinga ku
dan berbisik mesra...
Lupakan hasrat untuk bertemu cinta

MENGERTI

Sebuah Mahkota Kecil Untuk Seorang Raja, dan Sebuah Kuil Kecil Untuk Seorang Biarawan, serta Gubuk kecil untuk seorang Pengemis Tua....Jangan Melihat, Jangan Menyapa, Jangan Mengiba Terhadap Fenomena Yang Kita tidak tahu Kebenarannya.
Realita Kehidupan yang kadang terlupakan, karena kita berada di negeri atas awan...3 dimensi kekuasaan atas tanah, langit dan udara adalah realita mereka atas mahkota, kuil dan gubuk...dan kita hnya menusia biasa dalam kerangkeng Sang Pencipta...

Akhir Waktu

Sebuah Naskah Kehidupan Yang Tak Kunjung Usai....
Dengan Seribu Lakon
Dari A sampai Z
dan dari Z sampai A
Penuh Misteri
Berjuta Teka-Teki..
Ingin Digerayangi Jemari-Jemari Sang Sutradara
Adalah Mustahil adanya

AKU BUKAN SEORANG PENDONGENG

Kisah ini bukan untuk didendangkan
Apalagi untuk diagungkan
Naif diri untuk di mahkotakan

Hentikan Omong kosong tanpa fakta
Aku bukan dewa yg tau ttg udara, langit, bintang dan rembulan
Butiran mutiara saja tak prnah ku telan

Aku bukan Profesor, Doktor dan Insinyur
Penuh intelegensi, data dan imajinasi
Aku adalah kebohongan

JENAZAH CINTA

Malam ini,
Janji itu genap 1 abad. Dihiasi Pucuk Purnama sebagai Saksi sejarah
Pertautan dua wajah Di ujung jalan. Diam dan kaku tanpa hela nafas
Sembari tangan yang berjabat, perlahan terlepas, padahal tidak ingin dilepas.
Bisikan hantu-hantu mengambil kemesraan dua wajah di lampau purnama